Ziarah Qubur merupakan suatu tradisi masyarakat di negara kita Indonesia yang mayoritas penganut faham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah / Sunni. Karena menurut Ulama' Sunni Ziarah Qubur adalah sesuatu yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, yang manfaatnya di samping membahagiakan bagi si Ahli Qubur yang diziarahi juga mengingatkan kita sebagai peziarah kepada kematian, sehingga memacu kita untuk mencari bekal amal sholeh sebanyak mungkin untuk kita bawa kelak setelah kita mati.
Biasanya yang sering kita ziarahi
adalah orang tua kita, kakek nenek, kerabat dekat serta para ulama'
kharismatik, para aulia' yang penuh keramat maupun para Anbiyaa' wal mursaliin.
Menziarahi qubur orang tua kita
menunjukkan bakti kita kepada mereka sedangkan menziarahi kepada orang-orang
sholeh merupakan ungkapan rasa terima kasih kita kepada mereka atas jasa-jasa
mereka dalam mensyi'arkan Agama Islam sehingga ajaran Islam yang mulia sampai kepada kita sehingga kita peluk dan pakai sebagai pedoman hidup di dunia ini, juga agar
kita bersemangat dalam menjalankan perintah agama seperti mereka serta sebagai
sarana washilah / tawassul pada do'a-do'a yang kita panjatkan kepada Allooh SWT
agar lekas terkabul.
Kebanyakan orang berziarah pada
hari jum'at, mulai kamis sore ba'dal ashar karena pergantian hari pada kalender
Islam adalah setelah lewat waktu Sholat Ashar, ada yang datang sehabis sholat
Shubuh, ada pula yang datang pada siang hari bahkan di makam Waliyullooh Sunan Kalijogo
Kadilangu Demak setiap hari jum'at kliwon banyak yang datang berziarah pada malam
hari sampai pagi.
Malahan di Desa Moro Demak dan Margolinduk Kecamatan Bonang Kabupaten
Demak tradisi ziarah qubur ini dilakukan setiap hari baik di waktu pagi, siang maupun sore hari banyak masyarakat
yang berziarah ke makam para orang tua ataupun sanak kerabat mereka.
Di sini penulis hanya membahasnya
secara ringkas dan sederhana karena sasarannya memang hanya untuk kaum awam. Pembahasan yang lebih detail dan mendalam dapat anda baca pada situs
ahlul bait rosulullooh SAW pada artikel yang berjudul ziarah qubur. Mengingat
betapa bagusnya materi agama Islam yang ada pada situs ini, maka penulis merasa
perlu untuk menyusun daftar isi seluruh artikel dari situs ini sehingga bagi
anda yang ingin memperdalam ilmu agama Islam sebaiknya masuk ke situs ini.
Sebelum masuk ke situs yang sesungguhnya dapat melihat-lihat dulu gambaran dari
situs ini melalui daftar isi yang telah saya susun di sini : Ahlul Bait Nabi Muhammad SAW
Mengenai tata cara berziarah
qubur menurut Bapak Kyai yang sering saya dengar petuahnya adalah sebagai
berikut :
1. Mengucapkan salam ketika masuk ke makam serta mengucapkan salam
sekali lagi ketika berada di depan ahli qubur yang kita ziarahi dengan ucapan :
Assalaamu alaa ahliddiyaari minal mu’miniina wal muslimiin wa yarhamukalloohu
mustaqdimiina minkum waminnaa wal musta’khiriin wa ana insyaa Alloohu bikum
laahikuun.
2. Tidak
menginjak, melangkahi ataupun duduk di atas sebuah makam
3. Menghadap kepada si mayit yang kita ziarahi.
Karena mayit
yang dikubur selalu dihadapkan ke arah qiblat (barat) maka kita harus ada di
sebelah barat makam menghadap ke timur menghadap ke wajahnya seolah-olah kita
sedang berkomunikasi dengan si ahli qubur (seperti Pak Modin ketika membaca
talqin mayit), bukan menghadap ke barat juga yang berarti kita menghadap
belakangnya (gegernya) mayit. Ini sering saya jumpai banyak peziarah yang
menghadap ke qiblat padahal yang benar menghadap ke mayit (ke timur / membelakangi
qiblat).
4. Membaca
Surat Yaa Siin dan atau Tahlil yang pahalanya dihadiahkan kepada si ahli qubur
yang kita ziarahi serta ahli qubur kaum muslimin dan mukminin di seluruh dunia.
Demikian artikel ziarah qubur ini semoga menjadikan ilmu
yang bermanfaat bagi kita semua.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar